Sukses Turunkan Stunting, Pemkab Bangkalan Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN RI

79 dilihat
WhatsApp Image 2024 06 29 at 08.49.21
A-AA+A++

Wecarejatim.com, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten Bangkalan menerima penghargaan dari Kementerian Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) atas percepatan penurunan angka stunting.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Sekretaris Utama BKKBN RI, Tavip Agus Rayanto, kepada Pj. Bupati Bangkalan Arief M. Edie, pada Hari Peringatan Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 di Merapi Grand Ballroom PRPP Jl. Anjasmoro – Tawangsari, Semarang, Jawa Tengah, Jumat malam, (28/062024).

Pj Bupati Bangkalan Arief M Edie menyebut penghargaan bergengsi ini sebagai bukti keberhasilan seluruh stake holder di Kabupaten Bangkalan dalam menurunkan angka stunting. Penghargaan itu juga menobatkan Pemkab Bangkalan di posisi ke-5 sebagai kabupaten dengan angka stunting terendah di Jawa Timur.

“Penghargaan ini berkat kinerja seluruh pihak, terutama pada Tim Penggerak PKK, kader-kader Posyandu di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa yang telah memberikan edukasi, monitoring, dan menjalankan berbagai inovasi dalam menjalankan program kerjanya terutama dalam menurunkan angka stunting,” ujarnya.

Arief juga bertekad dan mengajak seluruh lapisan masyarakat agar sama sama memerangi stunting hingga menjadi nol kasus. Berdasar data data penurunan angka stunting sejak tahun 2022 hingga 2023, Ia optimis target nol kasus stunting bakal terealisasi di tahun-tahun yang akan datang.

“Prevalensi angka stunting di Bangkalan hingga akhir 2022 terdata sebesar 26,2 persen, sedangkan pada tahun 2023 turun menjadi 10,2 persen, ini menjadi bukti bila kita sudah bekerja secara serius,” ujarnya.

Keberhasilan Bangkalan dalam program percepatan penurunan stunting juga mendapat penilaian positif dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Diketahui, Program ini didasarkan pada hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, yang menunjukkan penurunan prevalensi stunting paling signifikan di antara kabupaten/kota lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB PPPA) Kabupaten Bangkalan, Sudiyo mengatakan, penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) itu diterima oleh Bangkalan lantaran dalam kurun waktu 3 tahun berturut-turut mampu menurunkan angka stunting.

“Tahun 2021 angka stunting di bangkalan di 38,9 persen, tahun 2022 terdata sebesar 26,2 persen, sedangkan pada tahun 2023 turun menjadi 10,2 persen berdasarkan survei kesehatan indonesia (SKI) Kementerian Kesehatan,” ujar Sudiyo.

Menurutnya, angka 10,2 persen stunting di tahun 2023 merupakan catatan prestasi yang apik dan terbaik kelima se-jatim. Sebab, Pemkab Bangkalan menargetkan prevalensi stunting di tahun 2024 sebesar 14 persen, namun pada tahun lalu, sudah berada di angka 10,2 persen.

“Artinya ini melampaui target dan ini berkat kinerja pada TP PKK dari tingkat kabupaten hingga desa, peran posyandu dan juga peran opd lintas sektor. Sinergitas inilah yang kemudian menjadikan Kabupaten Bangkalan meraih penghargaan,” pungkasnya

Pos Terkait

Pos Terkait