MaduraPamekasan

100 Sapi Terjangkit LSD, DKPP Pamekasan Rutin Lakukan Pencegahan dan Pengobatan

×

100 Sapi Terjangkit LSD, DKPP Pamekasan Rutin Lakukan Pencegahan dan Pengobatan

Sebarkan artikel ini
IMG 20230622 WA0040
Medik Veteriner Ahli Muda, Dinas Ketahanan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan, Ahmad Fathul Qarib saat memeriksa sapi milik warga Pamekasan

Wecarejatim.com, Pamekasan – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan rutin melakukan upaya pencegahan dan pengobatan untuk mengantisipasi virus LSD.

Medik Veteriner Ahli Muda, Dinas Ketahanan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan, Ahmad Fathul Qarib mengatakan, per kamis 21 Juni ada 100 sapi di Pamekasan yang terkangkit LSD. Empat ekor diantaranya mati, dan 94 ekor dinyatakan sembuh.

“2 ekor dipotong paksa, itupun karena inisiatif dari pemilik sapi,” terang Fathul Qarib.

Untuk mengantisipasi banyaknya hewan kurban jenis sapi yang terjangkit LSD, pihanya melakukan pencegahan dengan Komunikasi informasi dan edukasi (KIE) pada masyarakat agar waspasa terhadap gejala LSD.

DKPP juga memberikan tindakan pencegahan berupa vaksin LSD yang dibagikan ke 4 pusat kesehatan hewan (Puskeswan) meliputi, Puskeswan Pamekasan, Puskeswan Galis, Puskeswan Pakong, dan Puskeswan Waru. Meski demikian, Fathul Qarib mengaku jika pihaknya hanya menerima 5000 dosis vaksin dari pemerintah pusat. Jumlah itu masih bersifat terbatas dan tidak menyeluruh untuk sapi di Kabupaten Pamekasan.

“Kami juga menyarankan agar masyarakat tidak langsung memotong paksa melainkan agar diobati terlebih dahulu,” terangnya.

Fathul Qarib meminta masyarakat tidak usah khawatir dengan adanya hewan yang terdampak LSD. Sebab, daging hewan tersebut aman dikonsumsi.

“Aman dikonsumsi tidak menular kepada manusia, hanya takut menimbulkan penularan kepada hewan yang lain, karena penyakit bisa menurunkan produksi daging,” tutupnya.