Wecarejatim.com ,Pamekasan – Kajian di Majelis Shongai Barokah dihadiri jamaah dari berbagai kalangan dengan suasana yang khusyuk dan penuh antusias.
Kegiatan ini mengangkat tema strategi Rasulullah SAW dalam membangun ekonomi Islam yang berlandaskan kejujuran, profesionalitas, dan harmoni sosial.
Suasana majelis langsung terasa lebih hidup dan religius, saat Lora Nizar menyenandungkan selawat nabi, diiringi dengan jamaah secara bersama-sama sebelum acara inti.
Mubaligh dalam kegiatan itu, Ra Maimun, menegaskan pentingnya profesionalitas dalam membangun ekonomi umat.
“Profesionalitas dan amanah itu menjadi kunci utama dalam membangun ekonomi yang sehat. Tanpa itu, kepercayaan akan hilang dan keberkahan sulit didapat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan contoh nyata dalam membangun ekonomi berbasis kejujuran sejak sebelum masa kenabian.
Ra Maimun menyoroti pentingnya harmoni sosial dalam aktivitas ekonomi. Menurutnya, ekonomi Islam harus dibangun atas dasar saling percaya dan tidak merugikan pihak lain.
“Ekonomi itu harus membawa manfaat bersama, bukan hanya keuntungan individu,” ungkapnya.
Di sela kegiatan, lantunan sholawat kembali mengalun dipimpin oleh Lora Nizar yang menambah suasana majelis semakin khusyuk dan penuh kebersamaan.
Majelis Shongai Barokah terus menjadi ruang kajian yang tidak hanya membahas ibadah ritual, tetapi juga mengangkat isu sosial dan ekonomi umat secara kontekstual dan mudah dipahami masyarakat.
Tuan Rumah acara, Iptu Nur Fajri Alim mengungkap, pihaknya sengaja mengetengahkan soal pentingnya mengetahui strategi ekonomi ala Rasulullah.
“Harapan kita ya tentunya kita bagaimana agar bisa meneladani Rasulullah tidak hanya dalam sektor ibadah tapi juga dalam hal muamalah,” ungkapnya.







