Wecarejatim.com, Sampang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang menggunakan dana talangan dalam melakukan droping air bersih ke desa terdampak kekeringan di daerahnya.
Kepala Pelaksana BPBD Sampang, Candra Ramadhani Amin mengatakan, karena anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur diperkirakan baru akan turun pada pertengahan September 2024, maka untuk sementara waktu memakai dana talangan dalam melakukan droping air bersih.
“Kami menggunakan dana talangan sementara sambil menunggu anggaran dari Provinsi Jawa Timur yang kemungkinan turun pertengahan bulan ini. Kami berupaya secepat mungkin mendistribusikan air bersih karena masyarakat desa terdampak sangat membutuhkan,” jelasnya.
Hingga kini, enam kecamatan sudah menerima pasokan air, dengan prioritas untuk desa-desa yang mengalami kekeringan kritis.
“Distribusi air bersih sudah dimulai sejak 27 Agustus 2024. Setiap desa akan menerima kuota lima tangki air, yang didistribusikan secara bertahap,” ucapnya.
Sumber: RRI/MID







