Wecarejatim.com, Surabaya – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Fuad Benardi, menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dengan harapan tema “Partisipasi Semesta untuk Pendidikan Semua” benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya slogan.
Dalam keterangannya, Fuad menyoroti kondisi kesejahteraan guru madrasah ibtidaiyah di Jawa Timur yang masih jauh dari kata layak. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan aspirasi yang diterimanya saat Pilkada lalu, masih ada guru madrasah yang hanya menerima honor sebesar Rp50 ribu per bulan.
“Bagaimana bisa guru-guru itu fokus mendidik anak-anak bangsa kalau kebutuhan dasarnya saja tidak tercukupi? Banyak dari mereka harus bekerja sampingan hanya untuk bertahan hidup,” ujarnya.
Fuad menegaskan bahwa masalah pendidikan di Jawa Timur harus menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi, khususnya Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. Ia menyampaikan kekhawatiran bahwa tanpa penyelesaian nyata terhadap masalah-masalah mendasar seperti rendahnya tingkat kelulusan dan minimnya gaji guru madrasah, mimpi besar Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi wacana kosong.
“Kalau masalah lulusan yang hanya sampai SMP masih tinggi, dan gaji guru madrasah tetap seperti ini, maka semua bicara soal Indonesia Emas 2045 hanya omon-omon belaka,” tegas putra dari mantan Wali Kota Surabaya dan Mensos itu.
Fuad mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk benar-benar berpartisipasi aktif dalam memperbaiki kualitas dan pemerataan pendidikan, terutama di wilayah yang masih tertinggal secara fasilitas maupun sumber daya manusia.








