Nasional

Khofifah Resmikan 10.550 Panel Surya

×

Khofifah Resmikan 10.550 Panel Surya

Sebarkan artikel ini
IMG 6245

Wecarejatim.com- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan 10.550 panel surya yang dipasang di atas tanah atau ground mounted di Fasilitas Produksi PT HM Sampoerna, Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jumat (1/12).

Peresmian ini ditandai dengan penekanan layar LED yang dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Khofifah yang didampingi Pj Bupati Pasuruan Andriyanto bersama President Director PT HM Sampoerna Tbk Vassilis Gkatzelis.

Panel surya ini terpasang di area seluas 7 hektar dengan kapasitas listrik sebesar 7 Megawatt peak (MWp) atau setara dengan daya yang dibutuhkan untuk mengaliri lebih dari 12.000 rumah sederhana. Inisiatif ini juga disertai dengan penanaman 999 pohon di area pabrik Sampoerna di Pasuruan.

Khofifah berharap Inisiasi yang dilakukan PT. HM Sampoerna bisa menjadi referensi bagi korporasi lain untuk melakukan konversi energi berbasis fosil ke energi baru terbarukan (EBT).

Menurutnya, pemanfaatan solar panel untuk kebutuhan industri adalah bentuk implementasi nyata dalam mewujudkan peningkatan pemanfaatan EBT, penurunan emisi gas rumah kaca, dan pencapaian target bauran energi di Jawa Timur.

“Mudah-mudahan ini memberikan referensi bagi seluruh korporasi yang ada bahwa mereka akan menginisiasi melakukan konversi ke EBT energi baru dan terbarukan,” harapnya.

Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, Jawa Timur sebagai Lumbung Energi Nasional harus tetap dipertahankan. Potensi sumber daya energi baru terbarukan Jawa Timur, khususnya potensi energi matahari sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 176.390 MW (Mega Watt) merupakan aset daerah yang harus dikelola dengan baik melalui perencanaan yang tepat.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menyampaikan dalam menyongsong era transisi industri energi global, yaitu pemanfaatan EBT, peran energi sangatlah vital dalam aktivitas dan sendi sendi kehidupan, serta pentingnya akses energi guna pemerataan pertumbuhan ekonomi setiap daerah. Ia mengatakan implementasi EBT di fasilitas produksi PT HM Sampoerna ini merupakan komitmen luar biasa dalam mewujudkan energi ramah lingkungan.

“Terima kasih komitmen yang luar biasa bersama-sama menuju blue energy. Saat ini kita baru menuju green energy, green economy. Setelah itu kita bersama-sama akan berproses menuju blue economy, blue energy,” terangnya.

Sumber:Detikcom//Redaksi