Wecarejatim.com, Thailand — Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan kegiatan Guest Lecturer dan Teaching Assistant Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Walailak University, Thailand, pada 8–10 September 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara PBSI FKIP UTM dengan Walailak University yang telah terjalin sejak penandatanganan MoU pada tahun 2018.
Dalam kegiatan Guest Lecturer, Mixghan Norman Antono, S.S., M.Pd., menyampaikan kuliah tentang Climate Change di Indonesia, sementara Ahmad Jamiul Amil, Ph.D., membawakan materi Peran Mahasiswa dalam Demokrasi Indonesia. Perkuliahan ini diberikan kepada dosen dan mahasiswa Walailak University School of Political Science and Public Administration.
Selain itu, kegiatan juga melibatkan dua mahasiswa PBSI FKIP UTM, yaitu Yulis Amalia Safitri dan Mahardhika Agung Wicaksono, yang menjalankan program Teaching Assistant BIPA di sekolah mitra Walailak University, yakni Mahad Islam Imaneyeeh School. Mereka mengajar di berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA.
Kedua mahasiswa tersebut juga mendapatkan kesempatan mengikuti program short course di Walailak University hingga 30 September 2025.
Menurut Ahmad Jamiul Amil, Ph.D., kegiatan ini merupakan momentum penting bagi dosen dan mahasiswa UTM untuk memperkuat posisi Bahasa Indonesia di kancah global.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa dari Madura kita bisa memberi kontribusi nyata untuk dunia. Internasionalisasi kampus bukan sekadar jargon, tetapi benar-benar terwujud melalui kerja sama seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu, Yulis Amalia Safitri, salah satu mahasiswa peserta Teaching Assistant, mengaku sangat bersyukur dengan kesempatan ini.
“Pengalaman mengajar BIPA di Thailand memberikan banyak pelajaran baru. Kami tidak hanya memperkenalkan bahasa Indonesia, tetapi juga budaya bangsa. Ini membuat saya semakin bangga sebagai mahasiswa PBSI UTM,” tuturnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, UTM menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang berorientasi global, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai duta bahasa dan budaya Indonesia melalui pendidikan BIPA.










