Wecarejatim.com, Bangkalan – Memasuki musim pancaroba dari penghujan ke musim kemarau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, melakukan pemetaan terhadap desa-dasa yang berpotensi terdampak kekeringan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan Geger Heri Susianto mengatakan, hasil koordinasi dan pemetaan dilapangan dari 18 Kecamatan se-Bangkalan ada 70 Desa yang tersebar di 10 Kecamatan berpotensi terdampak bencana kekeringan.
“Untuk mengantasipasi kami akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait seperti yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya yaitu melakukan droping air bersih,” ungkapnya. Rabu (3/7/2024)
Lebihlanjut Heri menjelaskan, saat ini pihaknya sudah menetapkan status siaga darurat kekeringan meski sesekali di wilayah Bangkalan masih turun hujan namun sifatnya tidak merata.
“Sebagian desa di sejumlah kecamatan sudah mulai ada yang meminta drooping air bersih, namun kami sampai saat ini masih belum melakukan droping,” ujarnya.







