Wecarejatim.com,Surabaya – SDN Wonokusumo VI/45 Surabaya sukses menggelar pameran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada 10-11 Desember 2024. Dengan tema “Merayakan Keberagaman, Menguatkan Persatuan: Menjadi Manusia yang Santun dan Cerdas dalam Kebhinekaan”, kegiatan ini menjadi ajang bagi para siswa untuk menampilkan karya dan kebudayaan yang mencerminkan nilai-nilai kebhinekaan global.
Riyan, Koordinator P5, menjelaskan bahwa tema tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. “Kami mengambil dimensi berkebhinekaan global. Semua penampilan dan pengisi stand pameran sepenuhnya berasal dari siswa. Tanggal 10, penampilan diisi oleh kelas 3, sementara stand pameran dikelola oleh siswa kelas 1 dan 5. Sedangkan pada tanggal 11, giliran kelas 4 dan 6 yang tampil, dengan stand dikelola oleh siswa kelas 2 dan 6. Alhamdulillah, acara berjalan lancar. Terima kasih kepada wali murid dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SDN Wonokusumo VI/45, Riyo Darminto, menuturkan bahwa kegiatan P5 ini merupakan agenda rutin yang menjadi puncak pembelajaran proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila. “Kegiatan ini dilaksanakan dengan sistem blok mulai Oktober hingga November, dan puncaknya adalah pameran ini. Semua penampilan adalah hasil karya murni siswa yang telah mengikuti pembelajaran. Melalui kegiatan ini, kami mengajarkan kepada siswa bahwa bangsa Indonesia kaya akan budaya, dan alhamdulillah mereka sangat antusias,” jelasnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga wahana bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, menanamkan rasa bangga terhadap budaya bangsa, dan memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman. Pameran ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk para orang tua siswa yang turut mendukung keberlangsungan acara.
Dengan berakhirnya pameran ini, SDN Wonokusumo VI/45 Surabaya berharap nilai-nilai Pancasila semakin tertanam dalam jiwa siswa, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi muda yang santun, cerdas, dan siap berkontribusi dalam masyarakat global.







