MaduraSampang

Pesan Ketua LPSD di FGD PJS: Jurnalis Harus Independen dan Fair

59
×

Pesan Ketua LPSD di FGD PJS: Jurnalis Harus Independen dan Fair

Sebarkan artikel ini
IMG 20231219 WA0003

Wecarejatim.com, Sampang – Ketua Lembaga Study Perubahan dan Demokrasi (LSPD) Mohammad Fauzi meminta jurnalis agar tetap menjaga independensi dan fair (berimbang) dalam menulis berita.

Hal itu disampaikan Fauzi saat didaulat menjadi salah satu pembicara dalam Focus Group Discussion, yang diselenggarakan oleh Persatuan Jurnalis Sampang, di Aula Hotel Panglima, Senin, (18/12/2023). Adapun pemateri lainnya, yaitu Riadi Ngasiran, Ombudsman AJI Surabaya, sekaligus salah satu Penguji Kompetensi Jurnalis di Dewan Pers.

Acara bertajuk Kukuhkan Independensi untuk Kawal Demokrasi itu, dihadiri oleh para pimpinan OPD Sampang, Perwakilan Polres Sampang, Ketua Asosiasi Insan Pers di Sampang, para aktivis dan mahasiswa.

Kata Fauzi independensi bagi jurnalis bisa menjadi salah satu tolok ukur nilai demokrasi di Indonesia.

“Lewat jurnalis ini, suara kritikan dari rakyat sipil bisa tersampaikan,” ujarnya.

Menurut Fauzi, jurnalis tidak pada sisi penguasa dan tidak pula pada sisi oposan. Jurnalis harus berada di tengah-tengah mereka untuk menyuarakan kebenaran.

“Kebijakan yang baik ya diapresiasi atau silakan bekerja sama dengan pemerintah, sepanjang tidak ada intervensi untuk mengkritik,” tukasnya.

Fauzi menyebut sehatnya demokrasi salah satu tandanya adalah tetap tersampaikannya informasi yang akurat dan berimbang dari seorang jurnalis.

Meski demikian Ia mengaku jurnalis adalah profesi hebat yang akan dipenuhi beragam tekanan, mulai dari tekanan ekonomi, tekanan politik dan beragam tekanan lainnya.

“Independensi ini tentunya manakala jurnalis tetap profesional, bukan berada pada yang pro penguasa tapi merapat pada pihak oposan,” tegasnya.

Ketua PJS, Faris Reza Malik mengatakan, FGD ini sengaja digelar sebagai bentuk pembelajaran sekaligus meneguhkan komitmen bersama para jurnalis agar tetap berada pada jalurnya sebagai pilar keempat demokrasi.

“Kita harus komitmen menyampaikan suara suara publik, menyajikan fakta yang berimbang dan tetap menaati kode etik jurnalistik,” ujarnya.