Wecarejatim.com, Malang – Mahasiswa Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Brawijaya, Dinda Khalisa Khalifatunnisa menorehkan prestasi dalam kejuaraan International Youth Innovation Summit #2 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Dia berhasil mendapatkan gelar 1st Best Presentation & Best Team. Bersama rekan satu prodinya, Ruth Gabriella Manik, dan satu rekan tim dari Fakultas Ilmu Administrasi UB, Aldy Ansah Satria Utama, Dinda sukses menyampaikan karya yang inovatif yang ditujukan untuk masyarakat penyandang disabilitas pada kejuaraan yang dilaksanakan 19-21 Maret 2024 lalu.
Dinda mengaku, awalnya akan mengangkat karya berjudul “GOOBEL: Pemanfaatan Teknologi Digital Melalui Wadah Perdagangan Elektronik Sebagai Upaya Pemberdayaan Penyayang Disabilitas dan Menciptakan Inklusivitas dalam Konteks Sosial dan Ekonomi”.
“Awalnya kami berencana mengangkat ide pemanfaatan limbah bulu ayam dalam pembuatan lis plafon gipsum untuk membuka peluang bisnis baru di masyarakat serta mengurangi polusi lingkungan. Namun setelah itu, faktor inklusivitas di FISIP UB menginspirasi kami membuat inovasi yang tetap sesuai berdasarkan urgensi bagi kaum penyandang disabilitas, ” kata Dinda, Kamis (30/5/2024).
Dinda dan kelompoknya tergerak untuk membuat suatu inovasi berupa wadah berbasis digital bagi teman-teman difabel untuk bisa berjualan secara online dengan fitur-fitur khusus untuk memudahkan interaksi antara pembeli dan pedagang.
“Awalnya sempat terkendala restu orang tua untuk berangkat ke Malaysia, tetapi ini bukan menjadi halangan jika faktor keyakinan dan keberanian dari diri sendiri sudah bulat sebagai kunci agar berhasil meyakinkan orang lain,” ujarnya. Diapim menyampaikan tips pada siswa lain agar bisa berhasil.”Tips dari aku, coba tanamkan pemikiran bahwa semua hal adalah bagian dari proses belajar. Gagal ataupun berhasil, aku akan selalu mendapatkan pelajaran dan pengalaman baru sebagai bekal pengembangan diri. Jangan pernah ragu untuk memulai,” tandasnya.







